Tren Penelitian Budaya Lokal dalam Konseling: Analisis Bibliometrik
Keywords:
bibiliometrik, lokal budaya, Etika Konseling, vosviewer, biblioshinyAbstract
Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemeriksaan menyeluruh publikasi penelitian tentang budaya lokal di dalam konseling tahun 2015-2024. Metode bibliometrik analisis digunakan dalam penelitian ini. Sumber data menggunakan database Scopus. Penelusuran menggunakan kata kunci “local culture” dan counseling. Cleaning data dilakukan menggunakan aplikasi OpenRefine. Analisis 255 dokumen dilakukan dengan menggunakan aplikasi excel, bibloshiny dan VOSviewer untuk memvisualisasikan hasil analisis. Tipe analisis co-occurance digunakan untuk memperoleh tema-tema yang dominan pada penelitian budaya lokal dalam konseling pada tahun 2015-2024. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pertumbuhan dokumen penelitian tertinggi pada rentang 10 tahun yakni pada tahun 2024. Tingkat pertumbuhan jumlah dokumen pertahun sebesar 8.97%, menunjukkan tren peningkatan yang stabil. Rosenberg (2020) adalah dokumen dengan sitasi yang terbanyak mencapai 228. Indonesia menempati urutan kedua negara yang memiliki publikasi terbanyak setelah USA, dilanjutkan Cina dan Australia. Ditemukan 3 tema utama dalam penelitian ini yaitu kluster merah Cultural Contextualization, kluster hijau Cultural Sensitivity in Counseling, dan kluster biru Multicultural Counseling Approaches. Adapun tema yang masih bisa dikembangkan untuk penelitian lokal budaya di dalam konseling adalah social support, domestic violence, Assesment, family care, supervisory working alliance, supervision, context, cultur adaption, dan mental health.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Asmi, Abdullah Pandang (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.