Cybercounseling sebagai Alternatif Layanan Bimbingan dan Konseling di Era Digital: Studi Literatur Efektivitas dan Etika Profesional
Keywords:
cybercounseling, konseling digital, efektivitas, etika, bimbingan dan konselingAbstract
Abstrak. Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah cara layanan
konseling diberikan. Kajian literatur ini membahas efektivitas dan tantangan etika cybercounseling sebagai bentuk alternatif layanan bimbingan dan konseling di era digital. Data diperoleh dari jurnal internasional yang terbit antara tahun 2020–2025, dengan fokus pada topik digital mental health, e-counseling, dan konseling berbasis kecerdasan buatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa cybercounseling meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi layanan, khususnya bagi peserta didik dan klien di wilayah terpencil. Namun, isu etika seperti kerahasiaan, kompetensi, dan informed consent masih menjadi tantangan utama. Kajian ini menyimpulkan bahwa implementasi cybercounseling yang efektif memerlukan pedoman etika yang kuat, literasi digital, dan kesiapan profesional konselor.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cintia Saskia Fahmi, Muh Ilham Bakhtiar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.