Filosofi Sauan Sibarrung Toraja: Bimbingan Konseling Karakter Dalam Membentuk Manusia Emas Nusantara
Abstract
Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran strategis dalam upaya nasional memperkuat karakter bangsa yang berkualitas dan memberikan dampak positif, terutama dalam menghadapi konteks keberagaman masyarakat yang kompleks. Penting bagi layanan BK bertransformasi agar dapat menjawab tantangan kontemporer sambil tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur serta kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan filosofi kearifan lokal, khususnya konsep Sauan Sibarrung dari mitologi penciptaan masyarakat Toraja, ke dalam kerangka kerja layanan BK. Secara filosofis, Sauan Sibarrung yang berarti wadah penciptaan manusia dari "emas murni" melambangkan pandangan bahwa manusia adalah "Manusia Emas," sebuah ciptaan yang sangat berharga, bernilai, dan bermartabat sejak awal eksistensinya. Integrasi filosofi ini menjadi fondasi untuk membangun kesadaran diri dan harga diri (self-esteem) peserta didik yang kuat. Model kontekstual BK yang ditawarkan oleh integrasi Sauan Sibarrung ini berfokus pada penguatan identitas dan martabat siswa. Layanan BK diarahkan untuk menginternalisasi pemahaman bahwa setiap individu memiliki nilai intrinsik yang tak ternilai, yang kemudian memicu pertumbuhan karakter berkualitas (jujur, bertanggung jawab, dan bijaksana). Mendorong siswa merefleksikan "nilai emas" diri mereka menjadi kontribusi sosial yang menghasilkan dampak positif. Dengan demikian, filosofi Sauan Sibarrung berfungsi sebagai pilar etika dan moral yang menguatkan karakter bangsa dalam bingkai keberagaman, menjadikan keragaman sebagai manifestasi dari martabat kemanusiaan yang wajib dihargai.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Deni Yanto Birrang Allo, S.Pd., Zulfikri, S.Pd., M.Pd, Yunita Tumonglo, S.Pd. (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.