Studi Literatur: Konseling Keluarga dalam Menangani Kecemasan Keluarga Toraja Menjelang Upacara Rambu Solo’
Keywords:
konseling keluarga, kecemasan, budaya Toraja, Rambu Solo', studi literaturAbstract
Kecemasan menjelang pelaksanaan upacara Rambu Solo’ merupakan fenomena psikologis yang kerap dialami oleh keluarga Toraja. Upacara kematian ini tidak hanya bermakna spiritual dan sosial, tetapi juga melibatkan tuntutan ekonomi, sosial, dan emosional yang dapat menimbulkan tekanan bagi anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan pendekatan konseling keluarga dalam membantu keluarga Toraja mengelola kecemasan menjelang pelaksanaan upacara Rambu Solo’.
Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik konseling keluarga, kecemasan, serta budaya Toraja. Data dianalisis melalui analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan dinamika kecemasan keluarga dan intervensi konseling berbasis budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecemasan keluarga Toraja menjelang upacara Rambu Solo’ muncul akibat tekanan sosial, beban ekonomi, dan tanggung jawab adat. Konseling keluarga dengan pendekatar kontekstual dan berbasis nilai budaya lokal dapat membantu keluarga mengembangkan strategi koping yang adaptif, memperkuat komunikasi antaranggota keluarga, dan menumbuhkan makna spiritual dalam menghadapi prosesi adat. Studi ini diharapkan menjadi dasar pengembangan model konseling keluarga yang sensitif terhadap konteks budaya masyarakat Toraja.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ronaldo Stefanus, S.Th., M.Th, Nurfaidah Ardis, Whidelya K Sisang (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.