Asesmen Psikologis Dan Nilai Budaya Sebagai Landasan Konseling Dalam Pengembangan Diri Siswa

Authors

  • Maria Susana Nitit Universitas Negri Makassar Author
  • Abid Raisardhi Abdullah Author
  • Sarah Shafa Zahrani Author

Keywords:

Asesmen Psikologis, Nilai Budaya, Konseling

Abstract

Layanan konseling berguna untuk membantu siswa dalam menyelesaikan masalah yang dirasakan 
dan membantu pengembangan dirinya. Guru Bimbingan dan Konseling diarahkan untuk dapat memahami siswa dengan melakukan penilaian terhadap tingkah laku, kecakapan mental dan karakteristik kepribadian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pemahaman bentuk dan tujuan penggunaan asesmen psikologis serta dasar nilai budaya yang dapat digunakan sebagai landasan layanan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen digunakan sebagai pengumpulan informasi dalam pemberian layanan, bahan evaluasi dan bahan diagnostik diri siswa. Asesmen tersebut dapat berupa tes kecerdasan, tes minat, tes bakat, tes kemampuan kerja, tes kepribadian, tes kematangan sosial, observasi, wawancara, angket, DCM, sosiometri, AUM U, AUM PTSDL dan ITP.   Asesmen dipahami sebagai rencana tindakan dan strategi pendekatan efektif untuk peningkatan potensi serta pengembangan diri. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (literature research) dengan pengkajian mengenai konsep dan teori yang digunakan 
berdasarkan literatur yang tersedia seperti buku, laporan psikologis atau artikel terutama dari artikel-artikel yang dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah. Teknik Analisa data yang digunakan dalam tulisan ini berupa analisa deskriptif. Langkah penelitian ini dimulai dengan mencari topik masalah yang akan diangkat melalui berbagai macam literatur seperti buku, artikel atau jurnal dan laporan psikologis. Kemudian menggambarkannya secara naratif dan menguraikan dengan sistematis data-data yang sudah didapatkan serta memberikan pemahaman mengenai permasalahan yang sudah dirumuskan. Nilai budaya juga mampu membantu seseorang untuk memahami diri, menerima diri, mengarahkan dan mewujudkan diri dalam mencapai identitas kehidupan yang bermakna. Di dalam nilai budaya terkandung alternatif penyelesaian masalah, pengubahan dan penguatan perilaku, nilai kerendahan hati, amanah dan nilai aktualisasi diri serta 
kerja keras. Jika dapat menggabungkan antara asesmen psikologis dan nilai budaya maka dapat dengan mudah menyusun program layanan konseling sebagai upaya pengembangan diri siswa. 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-04-06