Narasi Identitas Siswa dalam Bingkai Konseling Multikultural
Keywords:
multicultural counseling, student identity, inclusive school, narrative, diversityAbstract
Keberagaman identitas budaya, sosial, dan psikologis siswa di sekolah inklusif menciptakan
dinamika yang kompleks dalam proses pembentukan jati diri. Dalam konteks ini, layanan bimbingan dan
konseling (BK) perlu mengadopsi pendekatan multikultural yang tidak hanya memahami, tetapi juga
merayakan perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi narasi identitas siswa dalam
interaksi konseling di sekolah inklusif, serta bagaimana konselor merespons pengalaman keberagaman
tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui
wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap guru BK dan siswa di salah satu sekolah
menengah inklusif di Indonesia. Hasil temuan menunjukkan bahwa siswa memaknai identitas mereka
melalui pengalaman perbedaan, baik dalam bentuk diskriminasi maupun penerimaan. Konselor yang
menerapkan prinsip konseling multikultural mampu menciptakan ruang aman (safe space) bagi siswa untuk
merefleksikan identitas mereka secara konstruktif. Penelitian ini menegaskan pentingnya narasi sebagai
alat bantu konselor dalam membangun empati, dialog, dan pemahaman lintas budaya. Implikasi praktis
dari penelitian ini mengarah pada pengembangan layanan BK yang lebih adaptif terhadap keragaman
identitas siswa.
Kata kunci: konseling multikultural, identitas siswa, sekolah inklusif, narasi, keberagaman
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Wahyuni. B, Aswar, Nur Fadhilah Sari M (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.