Membangun Etika Komunikasi Digital Siswa Tunarungu di Era Media Sosial
Keywords:
Etika komunikasi digital, Siswa tunarungu, Media sosial, Literasi digital, Bimbingan konseling inklusifAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi siswa tunarungu
di Sekolah Luar Biasa Arnadya Makassar. Fenomena yang muncul ialah penggunaan media
sosial dan fitur video call sebagai sarana utama interaksi antar siswa tunarungu. Media digital
memberikan dampak positif terhadap perluasan jaringan sosial dan peningkatan rasa percaya
diri, namun tanpa pemahaman etika komunikasi dapat menimbulkan perilaku maladaptif
serta kesalahpahaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis pentingnya pembentukan etika
komunikasi digital bagi siswa tunarungu jenjang Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah
Menengah Atas melalui pendekatan Bimbingan dan Konseling. Pendekatan penelitian yang
digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan kuesioner
kepada Guru, Siswa, serta orangtua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan
konseling berbasis literasi digital mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, kesadaran
sosisal dan karakter siswa tunarungu dalam berinteraksi di ruang digital.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Atika Auliyah B. Hasan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.